Selasa, 13 Juni 2017

Suzuki IGNIS: Mobil Masa Kini yang Berusaha Membawa Kenangan Masa Lalu (Retro)

Suzuki IGNIS
Disain depan terlihat bagus dengan fitur-fitur mobil masa kini namun kental nuansa retro

Pertama kali melihat gambar Suzuki Ignis di brosus pada waktu pameran mobil di MOG saya sempat tertarik. Tertarik akan sebuah sosok mini X-Over yang dalam imajinasi saya adalah sosok mobil kekar dengan dimensi setara Chevrolet Trax.

Sebulan kemudian saya baru melihat dan menyentuh si IGNIS dalam wujud aslinya. Benih benih cinta yang sempat muncul akibat godaan gambar brosur langsung sirna begitu saya melihatnya langsung di depan mata.

Ternyata ini mobil kecil banget, karena memang dari harganya tidak untuk segmen yang harus bersaing dengan Chevrolet Track. Salah persepsi dari sudut pandang dimensi berusaha saya lupakan. Sekarang kita bahas dari sisi disain.

Semua orang beranggapan bahwa semua mobil baru itu bagus. Bagus kerena disainnya yang baru dan belum pernah ada. Tapi bicara soal Ignis, menurut pandangan mata saya disainnya masih jauh dari kata bagus (Ini menurut saya pribadi) karena selera masing-masing orang pasti berbeda. Disainnya terlalu biasa untuk ukuran mobil keluaran 2017 yang biasanya sudah bernuansa futuristik, smooth, indah, cantik, maskulin, berkarakter, atau minimal good lookinglah.

Reinkarnasi Suzuki Fronte dalam bentuk Mini X-Over

Dari samping disainya sangat kaku, bagian depan agak terlihat modern karena ada sisi floating roof yang berusaha ditampilkan oleh disainernya. Tapi, di bagian belakang sangat terasa aneh menurut pandangan mata saya. Kaku, cenderung dipaksakan, dan ehmmm... ya sudahlah. Pada bagian samping belakang terdapat 3 stripe mirip logo Adidas, tapi bagi yang mengerti sejarah mobil, ini bukan Adidas. Suzuki berusaha memunculkan aura classic suzuki fronte dengan tujuan... ehm... entah apa. Ada sisi menarik pada celah antara fender depan dengan kap mesin. Sebuah celah yang sangat legendaris yang membuat saya menemukan karakter maskulin City SUV keluaran Suzuki. Sama seperti yang terdapat pada generasi SEV tahun 90an (SEV : Sidekirt - Escudo - Vitara) yang legendaris. Bahkan sampai dengan generasi Grand Vitara (Mobil Suzuki yang disain bodynya membuat hati bergetar) celah legendaris ini tetap dimunculkan. Tapi entah mengapa sebuah disain celah yang sudah terbukti bagus mulai dari generasi SEV tahun 90an sampai dengan Grand Vitara masa kini terlihat biasa saja ketika diaplikasi di Ignis.

Kesimpulan soal disain:
Depan     : Bagus, modern, sedikit tersirat nuansa retro
Samping  : Retro, agak aneh
Belakang : No Coment!

Sebenarnya Ignis adalah sebuah mobil masa kini dari sisi fitur. Hal itu terlihat jelas dari bentuk handle pintu khas mobil masa kini, keyless entry, engine start/stop button, dan fitur-fitur canggih lainnya.

Sekarang kita bahas soal interior.

Interior terlihat modern namun tetap ada aura retro dengan munculnya panel sewarna body.

Banyak terobosan baru yang dimunculkan oleh Suzuki pada Ignisnya. Sentuhan panel interior sewarna body semakin menguatkan nuansa classic pada Ignis. Paling menarik pada Head Unit yang terlihat premium seperti mobil-mobil baru jaman sekarang. Namun sayangnya Head Unit jenis ini tidak diaplikasi pada semua type, untuk type menengah dan bawah tetap mengunakan HU konvensional yang agak aneh. Panel AC yang disainnya aneh (Aneh karena jarang dimiliki mobil pada umumnya tapi menurut saya ini bagus). Kualitas doortrim dan sambungan antar dasboard terdapat celah yang tidak rata kerengangannya (Ada bagian yang rapat, agak renggang, bahkan ada juga yang renggang banget), hal ini biasa kita dapati pada mobil mobil yang diproduksi di India. Menurut saya tidak begitu bermasalah, karena untuk sebuah mobil masa kini overall kualitasnya sudah cukup caik jika dibandingkan dengan harganya.

Demikian review saya untuk Suzuki Ignis, mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan. Jika hal itu berkaitan dengan disain abaikan saja karena sangat subyektif yang masing-masing orang pastinya berbeda.

Terima kasih.

Jumat, 09 Juni 2017

Mengganti Baterai Reemote CR2032 3 Volts



Bagi yang datGOnya sudah berumur diatas 1 tahun, pasti akan ngalami baterai habis ketika akan membuka pintu mobil menggunakan reemote. Akhirnya Anda terpaksa membuka pintu secara manual dengan kunci. Dan pada saat Anda mencoba mencalakan mesin pastinya alarm berbunyi meraung raung dan bisa menjadi pusat perhatian.

Jika hal tersebut terjadi apa yang harus Anda lakukan?

Wajib dilakukan adalah segera mengganti baterai reemote dan menonaktifkan alarm dari reemote. Namun kendalanya biasanya tidak semua dari kita mempunyai baterai cadangan di mobil.


  1. Maka yang biasa saya lakukan adalah membuka kap mesin kemudian mencabut soket kabel ke arah klakson. Masalah selesai (sementara) mobil dapat digunakan menuju toko jam terdekat untuk beli baterai. Namun pda kondisi tersebut lampu hazard masih menyala sehingga menyulitkan pada saat Anda akan belok karena lampu sein akan dikacaukan oleh hazard yang terus menyala.
  2. Langkah kedua pergi ke toko jam naik mobil lain, atau paling gampang naik grab sementara mobil tetap parkir dirumah. Namun jika kondisi abis baterai ini terjadi di tempat umum maka harus lebih berhati-hati karena meninggalkan mobil di parkiran umum tentunya beresiko.
  3. Atau coba langkah ketiga ini (saya sendiri belum pernah mencoba) yaitu dengan cara membuka pintu secara manual menggunakan kunci kontak. Lalu masukan anak kunci ke lubang starter. Kemudian putar bolak-balik kunci kontak dari posisi ACC ke ON sebanyak 10 kali secara cepat dan konstan. Untuk lebih jelasnya Anda dapat membacanya langsung pada web sumbernya.


Silahkan Anda pilih cara 1 sampai 3 tergantung dari situasi pada saat kondisi tersebut terjadi.

Cara Mengganti Baterai Reemote datGo

  1. Beli baterai jam ukuran/type CR2032 3 Volts
  2. Buka cover reemote dengan melonggarkan 4 baut dengan screwdriver (obeng) + berukuran kecil.
  3. Setelah Cover terbuka lepaskan baterai lama dari rangkaian
  4. Langkah selanjutnya memasang baterai baru seperti urutan foto di bawah ini.





Setelah baterai terpsang, silahkan Anda rangkai kembali cover reemote dan reemote siap digunakan.


Untuk menghindari kehabisan baterai reemote seperti kondisi di atas, ada baiknya Anda kenali kondisi baterai yang sudah mulai lemah. Pada kondisi ini Anda dapat mengganti baterai tersebut pada saat reemote masih berfungsi sehingga tidak sampai reemote mati sama sekali. Ciri-ciri baterai reemote mulai lemah adalah sebagai berikut:

  1. Reemote tidak spontan
  2. Reaksi lemah, kadang harus dipencet beberpa kali baru berreaksi.
  3. Jarak jangkauan menurun.


Kamis, 21 Juli 2016

Review Spring OEM Nissan untuk Datsun GO+

Pada posting sebelumnya saya sudah sering mengatakan bahwa Datsun GO+ edisi pertama adalah mobil Nissan yang ditempeli emblem Datsun. Semakin kesini, anggapan pribadi saya ini semakin kuat dengan bukti-bukti setiap mlihat spare part yang menempel di mobil berlebel Nissan. Namun bukan Made in Japan tetapi spare part Nissan Made in India (seperti terlihat dalam cetakan yang tertulis di shock breaker).


Bukan hanya spare part yang menempel dimobil, spare part baru yang saya beli di bengkel resmi Datsun juga berlebel Nissan. Diantara spare part yang pernah saya beli seperti Fog lamp, door lock assy, wiper, spring, dll.

Berikut ini saya akan melakukan review terhadap harga dan kualitas per OEM Datsun GO+. Dari tinjauan harga termasuk murah, karena harga per pasangnya masih dibawah 300.000. Dibandingkan dengan per mobil jepang lainnya, harga ini termasuk murah. Namun dari tinjauan kualitas pastinya menyesuaikan dengan harga. Dalam kondisi belum terpasang per saya berdirikan di lantai, kemudian saya tekan dengan kedua tangan ternyata beban dari tangan saya sanggup menekan ke bawah per tersebut. Biasanya hal tersebut saya lakukan untuk menguji kekerasan per mobil jepang lainnya dengan kapasitas 1.300cc - 1.500cc dan beban dari tekanan tangan saya tidak sanggup mongoyahkan posisi per tersebut.

Per OEM Nissan untuk Datsun GO+


Kesimpulan saya per Datsun Go+ ini terlalu lemas, sehingga mudah sekali turun ketika dipasang di mobil dan mobil dipakai dalam kapasitas sedang sampai berat. Kelemahannya mobil kurang stabil pada beban sedang sampai berat dan cenderung diam dibawah. Hal tersebut mengakibatkan mobil mudah sekali tergoncang ke atas ketika melewati jalan kasar atau speed trap. Namun kondisi tersebut juga ada keuntungannya, yaitu ketika mobil dipakai pada beban ringan (kapasitas 2 orang) suspensi akan terasa lebih soft.

Lagi-lagi harga berbanding lurus dengan kualitas, jadi dengan kualitas seperti itu menurut saya masih cukup pantas mengingat harganya yang relatif murah. Karena memang mobil ini didisain bukan untuk digunakan pada beban berat, tetapi untuk pengunaan dalam kota sebagai penunjang aktifitas normal yang cenderung menggunakan beban ringan.

Kelemahan lain adalah shock breaker(terutama belakang)  kurang mampu menahan arah balik dari hentakan per, sehingga pada saat mobil mendapatkan guncangan mendadak sangat terasa posisi belakang mobil seperti terpental keatas.


Spring belakang kanan OEM Nissan, setelah dipotong 2 ulir. Posisi mobil turun kurang lebih 7cm dalam kondisi kosong

Spring belakang kiri OEM Nissan, Shock breaker berlabel Nissan Made in India

Review oleh: Prio 5262Ef0F

Minggu, 12 Juni 2016

Grill Custom Horizontal Bar

Tampil elegant minimalist aja, pake grill horizontal bar tanpa emblem



Sebenarnya sudah lama pengen pasang grill custom. Tetapi karena minimnya grill custom beredar di pasaran yang sesuai selera akhirnya baru sekarang bisa diaplikasi. Grill bentuk 3 bar horizontal ini dipesan khusus ke bengkel custom dengan tujuan memberikan kesan lebar. Walaupun agak tidak sesuai ekspektasi, namun tetap bisa mengobati tampilan datGO plus yang terkesan kurang lebar (memang aslinya mobil ini sangat mungil sih). Ekspektasi awal 3 bar horizontal itu bisa dibuat dengan kemiringan 45 derajat seperti pada Grad Innova generasi 2012. Namun setelah jadi bentuknya datar biasa, ya sudahlah yang penting bisa presisi dan terpasang dengan baik.

Butuh kesabaran ekstra untuk mengeringkan setiap lekukan heksagon ini setelah dicuci

Grill OEM beserta emblem DATSUN yang melekat sudah waktunya diistirahatkan.

Proses pemasangannya tidak sulit. Hanya perlu menurunkan front bumper, langkahnya bisa mengikuti langkah kerja melepas bumper seperti pada saat pasang goglamp. Setelah bumper berhesil dilepas, tinggal menganti grill OEM dengan grill custom ini, Hasilnya seperti terlihat di foto. Kelebihan lain grill ini adalah mempermudah proses pengeringan ketika dicuci. Jika grill OEM yang berbentuk heksagon sangat sulit dalam proses pengeringan karena banyak celah-celah yang harus dibersihkan satu persatu dengan plash chamois.


Sengaja grill ini didisain minimalis tanpa emblem, sesuai dengan konsep modifikasi sederhana yang minimalis namun tetap bisa tampil elegant. Bagian depan tidak terlalu banyak aksen dan aksesoris yang dapat merusak citra minimalis, hanya ada tambahan DRL yang memang diperlukan secara fungsi. Warna selaras kombinasi solid black dan warna mika clear pada head lamp, foglamp, DRL, dan sein pada electric mirror spion.

priority 52198A9C

Senin, 21 Maret 2016

Jok All New Avanza/Xenia bisa masuk ke kabin datGO plus ?

Ajaib: Jok All New Avanza/Xenia bisa masuk ke kabin datGO+

Memang ajaib, meskipun secara dimensi antara All New Avanza/Xenia lebih besar dari datGO+ namun  jok mobil tersebut (Row 1 dan row 2) bisa masuk ke dalam kabin datGO+ dengan tetap lega.

Dimensi All New Avanza 4140 x 1660 x 1695
Dimensi Datsun Go Plus 3995 x 1635 x 1485

Karena alat penilai paling jujur adalah meteran, mari kita simak foto-foto berikut.


Row 2 bagian sandaran ke panel samping, space 5cm cukup untuk ruang safety belt.

Row 2 bagian dudukan ke door trim, space 6cm tidak menganggu fungsi tuas putaran kaca yang masih manual (ciri khas LCGC kelas bawah)

Space antara jok kanan dan kiri row 1, space 15.5cm lebih lebar dari space ketika menggunakan jok OEM. Space ini bisa digunakan sebagai akses menuju kabin row 2 untuk anak-anak, meskipun tidak selebar Freed namun masih cukup fungsional.

Row 2 bagian sandaran ke panel interior samping sebelah pintu, space 6cm tidak menganggu fungsi sliding dan pergerakan melipat jok ke depan.

Row 1 jok dudukan ke door trim pintu depan, meskipun jika diukur dari tonjolan hand-rest hanya tersisa celah minimal namun space ke door trim bagian bawah hand-rest masih ideal.

Semoga bisa menginspirasi pengguna datGO untuk tampilan interior lebih optimal secara fungsi dan estetika.

priority 52198a9c

Bersih Maksimal Sampai Celah Tersembunyi

Sebuah mobil adalah sebuah benda bergerak yang sangat rentan terhadap dampak lingkungan. Penanganan yang kurang tetap dapat berakibat penuaan dini. Ciri2 penuaan dini pada mobil mudah dikenali dari kondisi eksterior maupun interior. Contoh paling terlihat adalah tertingalnya becak atau bintik-bintik bekas pengeringan yang kurang sempurna pada bagian tertentu. Ciri lain berupa warna cat yang sudah mulai tudak solid lagi, warna panel plastik unfinish sudah mulai tidak hitam lagi, cenderung pudar agak keabu abuan. Warna mika lampu yang kusam atau retak halus dan karet2 yang sudah berkurang tingkat elastisitasnya.

Tidak ada bercak bekas pengeringan tidak tuntas di celah spion

Warna plastik unfinish masih solid, tidak pudar

Tetap dijaga dalam kondisi bersih meskipun hanya celah baut terkecil

Bagian dalam lukukan pintu dan besi penahan pintu dalam kondisi bebas bercak, korosi, dan karat

Bagian celah pintu ini yang paling rawan terhadap bercak bekas proses pengeringan yang tidak tuntas

Bawah bumper dan mufler tidak terdapat sisa kotoran bekas perjalanan yang berpotensi menganggu tampilan